Andri Permana

  • Archive
  • RSS
  • Ask Me

Lima film terbaik Robert Rodriguez

Kemarin hari saya pilih lima film dari Quentin Tarantino, hari ini giliran sahabat dekatnya, Robert Rodriguez. Lahir dan dibesarkan di San Antonio, Texas, AS, sejak kecil Rodriguez sudah tertarik kepada dunia kartun dan film. Pada tahun 1992, dia berhasil mewujudkan cita-citanya dengan membuat sebuah film independen dengan budget sangat rendah, El Mariachi (1992). Film inilah yang membuat dirinya kemudian disebut sebagai legenda film independen. Berikut adalah lima film terbaik versi saya dari sutradara kelahiran 20 Juni 1968 yang seringkali mengambil gambar di tanah kelahirannya, Texas:

  • Sin City (2005)

Sebetulnya film ini disutradarai bersama sang penulis naskah dan pembuat ilustrasinya, Frank Miller, satu lagi sutradara tamu adalah sahabat dekatnya, Tarantino. Sin City adalah sebuah cerita tentang suatu kota yang sangat “gelap” dan mengkhawatirkan bernama Basin. Di kota ini, ada tiga cerita yang dijadikan plot utama, ketiga cerita tersebut dilandasi ketidakadilan dan penuh kekerasan. Gambar yang luar biasa (betul-betul di luar kebiasaan) akan kita temukan di sini, jadi, jangan kaget.

  • Machete (2010)

Film-film Rodriguez seperti halnya Tarantino berisi banyak kekerasan dan darah. Machete digarap bersama Ethan Maniquis dan ditulis bersama sang adik Álvaro Rodríguez, adalah film tentang pembalasan dendam seorang bekas anggota federal yang diperankan sang sepupu, Danny Trejo. Machete merasa harus membalas dendamnya karena telah dikhianati pada misi terakhirnya untuk membunuh seorang Gubernur.

  • El Mariachi (1992)

Seorang pengembara yang diperankan oleh Carlos Gallardo dituduh telah membunuh salah satu orang penting, sepanjang film bercerita tentang bagaimana pengembara tersebut harus melarikan diri dari orang-orang yang ingin membalas dendam. Hard case gitar yang muncul di film ini, legendaris!

  • From Dusk Till Dawn (1996)

Sebelum ada Edward Cullen dkk., vampire itu menyeramkan. Saya pribadi tidak akan berani mengolok-oloknya, karena memang menyeramkan. Ditulis oleh Robert Kurtzman dan Quentin Tarantino film ini bercerita tentang dua orang penjahat dan seseorang yang mereka jadikan sandera, mereka bersembunyi di sebuah tempat yang ternyata dikendalikan oleh kaum penghisap darah. Hasilnya, tentu saja kekacuan. 

  • Desperado (1995)

Sekuel dari film pertamanya, El Mariachi, sang pengembara kali ini terlibat urusan dengan para pengedar obat bius. Film inilah yang memberi trade mark kepada Rodriguez sebagai sutradara yang identik dengan kekerasan.

    • #Film
    • #Lima Terbaik
    • #Robert Rodriguez
  • 11 months ago
  • 2
  • Comments
  • Permalink
  • Share
    Tweet

Lima film terbaik Quentin Tarantino

Quentin Jerome Tarantino, lahir di Knoxville, Tennessee, AS pada 27 Maret 1963. Sutradara, penulis naskah sekaligus aktor yang di setiap filmnya selalu menampilkan adegan di restoran ini merupakan salah satu penggiat sinema yang, menurut saya, jaminan untuk sebuah film bagus. Dialog yang dibangun Tarantino dalam film-filmnya khas, angle gambar yang tidak biasa, serta alur cerita yang aneh. Delapan film lepas yang dia sutradarai seringkali saya tonton ulang. Film lepas pertamanya, Reservoir Dogs (1992), yang tampil di Sundance, serta film keduanya, Pulp Fiction (1994, yang tampil di Cannes, adalah dua film yang membesarkan namanya untuk kemudian menjadi legenda dalam dunia sinema internasional. Berikut adalah lima film terbaik Tarantino versi saya:

  • Pulp Fiction (1994)

Empat cerita penuh dendam disatukan Tarantino dalam sebuah film yang sarat akan adegan kekerasan, narkotik dan seks, baik yang biasa maupun yang menyimpang. Jangan kaget, menggemari Tarantino berarti siap terbiasa akan hal-hal semacam itu. Duet eksekutor Vincent Vega dan Jules Winnfield, Marsellus Wallace sang mafia beserta istrinya yang pemadat Mia, duet Pumpkin dan Honey Bunny sang perampok, serta Butch sang petinju dan kekasih Prancisnya yang seksi Fabienne. Di akhir film, keempat cerita itu akan membuat anda berkata “Gila!”

  • Inglourious Basterds (2009)

Film terakhir dari sutradara yang gemar memberikan nick pada setiap karakter di filmnya ini bercerita tentang sekelompok Yahudi-Amerika pimpinan Letnan Aldo Raine yang bertugas menghabisi para Nazi serta menguliti kulit kepalanya. Sadis? Tentu saja, konon di film ini Hitler jadi tidak lagi menyeramkan, kalah jauh oleh kejamnya Aldo dkk. 

  • Reservoir Dogs (1992)

Cerita tentang satu kelompok penjahat yang gagal merampok sebuah toko berlian, sepanjang film menceritakan bagaimana hal tersebut bisa terjadi. Kecurigaan satu sama lain serta satu-persatu karakter dieksploitasi Tarantino, meskipun sebenarnya sederhana tapi ditangannya film ini mampu menyita konsentrasi penonton. Darah sepanjang film, you have to deal with that.

  • Kill Bill vol. 1 (2003)

Lagi-lagi bercerita tentang dendam, dan tentu saja penuh kekerasan. Seorang perempuan yang Tarantino beri nama The Bride terbangun dari koma berkepanjangan dengan kenyataan bahwa bayi yang dikandungnya telah hilang. Sepanjang film, The Bride mencari orang-orang yang bertanggungjawab atas kejadian ini. Satu persatu orang yang ternyata adalah teman sekelompoknya itu dibunuh, tujuan akhirnya adalah menemukan dan menghabisi sang Boss, Bill.

  • Jackie Brown (1997)

Di film ini sutradara yang dikenal dengan kebiasaan long take ini menceritakan konflik antara penegak hukum dan pengedar senjata ilegal. Jackie Brown adalah seorang pramugari yang terjebak di tengah-tengah kekacauan itu.

 

    • #Film
    • #Lima Terbaik
    • #Quentin Tarantino
  • 11 months ago
  • 3
  • Comments
  • Permalink
  • Share
    Tweet

Portrait/Logo

About

Art, literature, social media, IT, music, and movie enthusiast.

Pages

  • Playdept.
  • Review Bastard
  • Personal Blog
  • NetworkBastard
  • My Resume

Me, Elsewhere

  • andripermana on Behance
  • @AndriPermana on Twitter
  • Facebook Profile
  • AndriPermana on Vimeo
  • AndriPermanaSR on Youtube
  • hello.andri on Flickr
  • andripermana on Delicious
  • AndriPermana on Last.fm
  • AndriPermana on Soundcloud
  • AndriPermana on Foursquare
  • My Skype Info
  • Linkedin Profile

I Dig These Posts

See more →
  • Photo via dyassy

    Taken with instagram

    Photo via dyassy
  • Post via sadgenic

    Bicara soal copy paste, plagiat dan lain lain. Menurut saya tidak ada yg benar-benar masterpiece dan original di dunia selain ciptaan-Nya. Tulisan,...

    Post via sadgenic
  • Photo via egamaharani

    Apa yang ada dipikiran kamu begitu melihat foto beresolusi rendah berlatar belakang trotoar dengan potret bapak tua menggendong dua beronjong ini?...

    Photo via egamaharani
  • Photo via photojojo

    Before he directed The Shining and A Clockwork Orange, Stanley Kubrick was a photojournalist. See his best photos here!

    Stanley Kubrick as a...

    Photo via photojojo
  • Photo via nevver

    ‘Women keep a special corner of their hearts for sins they have never committed.’ – Cornelia Otis Skinner, The New Shelton wet/dry

    Photo via nevver
  • RSS
  • Random
  • Archive
  • Ask Me
  • Mobile

© AndriPermana 2011. Effector Theme by Carlo Franco.

Powered by Tumblr