Review Bastard
Band of music and movie enthusiast. Music review, movie review. A place for us to have some fun and knowledge.
The Green Album: Kompilasi dari 12 Lagu Klasik pengiring serial TV The Muppets Show.
Senin, 23 Agustus 2011 nanti, Disney akan merilis sebuah album kompilasi berjudul Muppets: The Green Album. Kompilasi tersebut akan memuat lagu-lagu klasik dari serial TV The Muppets Show yang dipersembahkan oleh para musisi Rock dan Alternative kontemporer seperti yang disebutkan dalam rilisnya, Weezer, OK-GO dan My Morning Jacket adalah tiga diantaranya. Rainbow Connection, It’s Not Easy Being Green serta Lagu Tema dari serial The Muppets Show merupakan tiga diantara 12 lagu klasik yang ada dalam album ini.
Anda dapat membeli albumnya sekarang melalui Amazon, dan terima kasih untuk NPR yang mengijinkan kita untuk mendengar teasernya di bawah ini:
Video terbaru dari Atmosphere mengenai Domestic Violence.
Satu lagi karya seni yang menggugah, kali ini datang dari Atmosphere, duet hiphop dari Minneapolis, AS. Sebuah video yang menggambarkan kekerasan dalam rumah tangga atau yang sering disebut domestic violence melalui single mereka yang berjudul ‘The Last to Say’ dari album The Family Sign.
Seperti makna yang terkandung dalam liriknya, video ini menggambarkan bagaimana sebuah keluarga menjadi rusak oleh karena tradisi kekerasan yang terjadi di sekitar mereka. Sang ayah melakukan kekerasan terhadap sang ibu di depan anak mereka, ketika anak tadi sudah besar dan menikah perilaku ini lantas diikutinya, dia melakukan kekerasan terhadap istrinya, anak mereka juga akan melakukan perilaku kekerasan yang sama dengan apa yang telah dilakukan orang tuanya tersebut, dan seterusnya. Sebuah efek yang menyedihkan dari perilaku kekerasan di dalam rumah tangga.
“Saya ingin menulis lagu seperti ini sejak lama, hanya saja belum menemukan musik yang tepat. Jadi ketika Ant (Anthony) menyodorkan beatnya, saya pikir ini waktu yang tepat untuk itu.” ujar Sean “Slug” Daley salah satu dari duet Atmosphere. “Kekerasan dalam rumah tangga adalah sesuatu yang dialami kebanyakan orang, baik langsung maupun tidak.”
Walaupun dalam video ini tidak ditampilkan, namun kekerasan dalam masa pacaran pun sering terjadi. Kemungkinan itu sangat besar mengingat tingginya angka tersebut, di AS satu dari lima remaja dilaporkan menerima perlakuan kasar dari pasangannya. Dipukul, ditampar, atau bahkan hanya didorong saja merupakan suatu tindakan yang tidak layak dilakukan seseorang kepada siapapun. Tindakan-tidakan tersebut harus berhenti, baik kaum dewasa maupun remaja harus mulai mengambil tindakan agar potensi kekerasan ini terus ditekan. Melaporkan tindak kekerasan adalah salah satu awal yang baik, jangan biarkan generasi setelah kita meniru ketidakbaikan tersebut.
“Jalan terbaik ketika semua tindak kekerasan itu terjadi adalah menyudahi hubungan tersebut, banyak sekali organisasi yang mau menolong siapapun dalam hal ini.” tambah Daly. “Menunggu orang lain untuk menyadari bahwa kamu sedang berada dalam sebuah masalah itu sangat sulit, itulah kenapa mencoba untuk berbagi dan menyelesaikannya bersama-sama adalah sebuah awal yang baik.”
Get More: Atmosphere, Music, More Music Videos
Radiohead dalam From the Basement

Awal bulan ini Radiohead tampil dalam sebuah pertunjukan milik produser album terbaru merekaNigel Godrich, acara yang bertajuk From the Basement ini tayang di stasiun TV BBC Inggris. Radiohead tampil membawakan semua lagu dari album terbaru mereka The King of Limbs, termasuk lagu baru berjudul The Daily Mail. Saat ini kesembilan set, termasuk The Daily Mail, yang mereka tampilkan muncul di YouTube. Duduk manis dan silahkan nikmati aksi TV live session pertama mereka:
- The Daily Mail
- Bloom
- Morning Mr. Magpie
- Little by Little
- Feral
- Lotus Flower
- Codex
- Give Up the Ghost
- Separator
Sumber: ListenBeforeYouBuy, Pitchfork dan Kanal rhftbtkol di YouTube
Katjie & Piering - Kinanti EP
Kinanti berisi lima lagu, empat diantaranya adalah cover version dari teman-teman musisi Bandung yang lebih dulu punya nama. Psycho Girl dari Olive Tree, Destiny dari Homogenic, Polypanic Room dari Polyester Embassy, dan (ini yang paling bikin penasaran) Zsa Zsa Zsu dari Rock ‘n Roll Mafia! Dari keempat lagu tadi, Zsa Zsa Zsu lah yang bikin saya nyengir merinding. Duo folk ini membawa lagu tersebut kedalam bentuk yang luar biasa lain. Angkat jempol untuk Sigit yang, tebakan saya, beri komando untuk aransemennya. Mohon maaf kalau salah. Petikan kacapi (Bahasa: kecapi) mengentalkan nuansa etnik di lagu ini, harmonis ketika dipadukan dengan lagam sinden yang dinyanyikan Ay dan suara suling (Bahasa: seruling). Solo sulingnya juga patut disimak. Bicara suling dan kacapi, dua alat musik tradisional Sunda ini menghiasi seluruh lagu di EP pertama Katjie Piering ini. Kental sekali di Psycho Girl, tapi sayangnya di lagu itu Ay masih terdengar seperti tante Chan.
Tapi kalau ingin tahu bagaimana potensi Katjie Piering ini, silahkan dengar track terakhir yang merupakan karya mereka sendiri: Kinanti. Lagu yang berdurasi sekira dua menit ini betul-betul membawa kita ke masa ‘20an seperti yang mereka janjikan.
Hampir lupa, Kinanti EP bisa diunduh di http://bit.ly/kinanti secara gratis. Dengarkan, dan kalian akan mengerti kenapa saya sangat berharap agar mereka segera merilis album penuh.

