Andri Permana

  • Archive
  • RSS
  • Ask Me

Sirens (2011)

Creator: Brian Fillis | Broadcast on: Channel 4 | First screened on 27 June 2011.

Mau tahu bagaimana petugas ambulans bekerja di Leeds (UK) sana? Sirens mungkin bukan referensi yang tepat untuk kalian yang gemar melihat dari sudut teknis, tapi untuk yang mencari drama komedi cerdas Sirens adalah pilihan yang tepat. Dibuat berdasarkan cerita seorang EMT bernama Tom Reynolds yang dibukukan oleh Brian Kellett, Sirens bertutur tentang kehidupan sosial para teknisi ambulans baik itu saat mereka bekerja maupun ketika mereka menjalani keseharian di luar pekerjaan.

Cerita dituturkan oleh Stuart Bayldon (diperankan Rhys Thomas), seorang EMT (Emergency Medical Technician) senior yang mempunyai isu mengenai masa lalunya dengan sang ayah. Stuart di sini adalah sosok cerdas yang akan memberikan penonton sudut pandang baru yang seringkali terasa unik, dalam setiap episodnya Stuart lah yang memperkenalkan kita terhadap budaya serta kehidupan sosial di UK sana. Isu-isu sosial yang umum ada di UK terpapar dalam enam episod Sirens, seperti isu gay misalnya. Ashley Greenwick (diperankan Richard Madden) adalah teman satu shift Stuart yang gay sekaligus teman dekatnya, dengan mudahnya Ashley gonta-ganti pasangan atas dasar pengalihan dari ketertarikannya terhadap Stuart yang straight.

Dua tokoh utama lain juga memiliki isu yang cukup mewakili kehidupan sosial UK, Sgt. Maxine Fox (diperankan Amy Beth Hayes) dan Rachid Mansaur (diperankan Kayvan Novak). Keduanya masing-masing merupakan penggambaran dari prototip orang-orang yang tinggal di sana dengan profesi tertentu. Maxine misalnya, berbeda dengan Ashley yang dengan mudahnya mendapatkan teman kencan tapi enggan berkomitmen, Maxine adalah seorang polisi perempuan yang memiliki isu asmara karena statusnya sebagai polisi. Sementara Rachid adalah seorang keturunan Arab yang tergolong mampu karena keluarganya, dia mencoba untuk beradaptasi dengan gaya hidup pribumi yang sederhana.

Secara keseluruhan Sirens adalah hiburan menarik untuk penonton, konflik sosial yang dibangun dengan natural mampu memberikan warna terhadap topik minoritas yang diusung. Wawasan tentu saja sajian utama Sirens, walaupun sekali lagi bukan dari sisi teknis. Tayangan bagus, sayang harus berhenti sampai musim satu saja. Atau malah justru karena itu Sirens jadi spesial?

    • #2011
    • #Serials Review
  • 7 months ago
  • Comments
  • Permalink
  • Share
    Tweet

Portrait/Logo

About

Art, literature, social media, IT, music, and movie enthusiast.

Pages

  • Playdept.
  • Review Bastard
  • Personal Blog
  • NetworkBastard
  • My Resume

Me, Elsewhere

  • andripermana on Behance
  • @AndriPermana on Twitter
  • Facebook Profile
  • AndriPermana on Vimeo
  • AndriPermanaSR on Youtube
  • hello.andri on Flickr
  • andripermana on Delicious
  • AndriPermana on Last.fm
  • AndriPermana on Soundcloud
  • AndriPermana on Foursquare
  • My Skype Info
  • Linkedin Profile

I Dig These Posts

See more →
  • Photo via dyassy

    Taken with instagram

    Photo via dyassy
  • Post via sadgenic

    Bicara soal copy paste, plagiat dan lain lain. Menurut saya tidak ada yg benar-benar masterpiece dan original di dunia selain ciptaan-Nya. Tulisan,...

    Post via sadgenic
  • Photo via egamaharani

    Apa yang ada dipikiran kamu begitu melihat foto beresolusi rendah berlatar belakang trotoar dengan potret bapak tua menggendong dua beronjong ini?...

    Photo via egamaharani
  • Photo via photojojo

    Before he directed The Shining and A Clockwork Orange, Stanley Kubrick was a photojournalist. See his best photos here!

    Stanley Kubrick as a...

    Photo via photojojo
  • Photo via nevver

    ‘Women keep a special corner of their hearts for sins they have never committed.’ – Cornelia Otis Skinner, The New Shelton wet/dry

    Photo via nevver
  • RSS
  • Random
  • Archive
  • Ask Me
  • Mobile

© AndriPermana 2011. Effector Theme by Carlo Franco.

Powered by Tumblr